Kamis, 21 Agustus 2008

Renovasi

Pada tahun-tahun pertama ketika anggota keluarga Anda masih sedikit, tinggal di rumah mungil mungkin tidak terlalu bermasalah. Namun, seiring dengan berlalunya waktu, anggota keluarga Anda bertambah, kebutuhan akan ruang pun meningkat. Dulu, mungkin satu kamar tidur sudah cukup. Sekarang, Anda membutuhkan dua atau bahkan tiga kamar tidur. Belum lagi jika Anda memutuskan mempekerjakan pembantu; satu ruang tidur, satu kamar mandi, dan ruang kerja untuknya pun harus tersedia.
Pengembangan rumah atau renovasi adalah salah satu solusi untuk masalah di atas. Namun, merenovasi rumah sungguh bukan pekerjaan yang mudah. Bahkan ada sebagian orang yang mengaku harus berjuang keras untuk menyelesaikan renovasi rumahnya, karena pelaksanaannya tidak sesuai dengan perencanaan. Renovasi belum selesai, anggaran sudah habis. Padahal, tidak mungkin membiarkan rumah berantakan sementara menunggu Anda mendapatkan suntikan dana.
Jika tidak ingin kejadian ini menimpa Anda, sebaiknya Anda mencari kiat2 merenovasi rumah, sejak dari merencanakan anggaran, membuat prioritas pengembangan ruang (denah), menyelesaikan perizinan, menentukan material yang dipakai, serta memilih dan mempekerjakan tukang.
Bagi Anda yang masih mencari-cari model pengembangan rumah, kami menyajikan contoh-contoh yang kami tampilkan di sini. Kami sajikan pengembangan rumah type 36 berikut ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar