Sabtu, 04 September 2010

Trip to Bunaken and Siladen Island

This trip I experienced a few months ago but could now be shared, with friends in an insurance company who took me to documentary the trip to the Bunaken and Siladen island, really illustrates the potential of Indonesia's rich natural panorama
by renting a fishing boat that is near my house, we travel to the island of Bunaken, very exciting because our boat was riding a small boat which is only enough for six people. but I do not recommend you go to Bunaken in this way. There are others who rented boats to go to Bunaken
after breakfast on the island of Bunaken, we were snorkeling in Bunaken marine park. I really wanted to dive but the timing is not possible. No pictures can I share here while we were snorkeling because I was too busy playing with a beautiful fish under the sea
Bunaken's is a paradise divers, many tourists who dive here both foreign and domestic.





after being satisfied playing with a beautiful fish, we continued our journey to the Siladen island, here we are treated to beautiful scenery, white sand coupled with the clear sea water, green trees with mountain background. Really beautiful natural panorama
this is their action on the Siladen island.

before continuing the journey to home, and just follow my passion photography
This makes me always want to go back to snorkeling there

Jumat, 03 September 2010

DPR Akan Bangun Gedung Baru Rp 1,8 Triliun


Woww...itu yang terucap ketika membaca berita di VIVAnews.com kalo Dewan Perwakilan Rakyat berencana membangun gedung baru senilai Rp 1,8 tiliun. Gedung itu dibangun karena kondisi Gedung Nusantara I sudah sangat menghawatirkan...



Pertama mendengar rencana pembangunan gedung baru ini, yang terpikir bukannya gimana sih desain bangunan 1,8 Triliun itu? tetapi yang ada rasa miris, sedih dan marah campur aduk jadi satu. Tapi saya rasa tim arsiteknya saat ini jadi serba salah dan sedang tertekan hati dan pikirannya....


Melihat kondisi rakyat kita saat ini, apa memang sudah saatnya bangsa ini memiliki gedung wakil rakyat yang super mewah?. Padahal uang 1,8 Triliun itu bisa digunakan untuk membangun gedung sekolah, puskesmas, dan fasilitas yang lebih bermanfaat bagi rakyat.


Ternyata diusia 65 tahun kemerdekaan negeri tercinta ini, sulit sekali bernafas dengan udara bersih, karena kemanapun kita melangkahkan kaki, polusi KKN sudah tercemar dimana-mana. Mudah-mudahan wakil rakyat kita yang terhormat semakin terbuka mata hatinya...

Kamis, 02 September 2010

Arsitek adalah generalis, bukan spesialis

Gambar diambil dari sini
An architect knows something about everything. An engineer knows everything about one thing.
Seperti seorang conductor dalam sebuah orkestra yang tidak memainkan alat musik sama sekali. Tugas conductor berada pada tingkat yang paling dasar, adalah untuk menunjukkan irama musik. Tongkat condoctur bergerak menuju beberapa titik imajiner yang menunjukkan di bar orkestra sedang diputar. Condoctur juga bertanggung jawab atas penyusunan dan latihan dari orkestra, dan mengintepresi suatu keputusan yang akan diambil - seperti apakah suatu bagian tertentu harus lambat, cepat, lembut, keras, mulus, agresif, dan sebagainya. 


Menganalogikan seorang conductor dalam sebuah orkestra, seorang arsitek adalah generalis, bukan spesialis. Pada prakteknya seorang arsitek mengkoordinasikan sebuah tim profesional termasuk didalamnya structural and mechanical engineers, desain interior,landscape, kontraktor and spesialisasi dari disiplin ilmu lainnya. Biasanya, kepentingan dari beberapa anggota tim akan bersaing dengan kepentingan anggota tim yang lain. Seorang arsitek harus cukup mengetahui tentang masing-masing disiplin ilmu untuk melakukan negosiasi dan mensintesis tuntutan tersebut untuk mengakomodir kebutuhan klien dan integritas keseluruhan proyek.