Tampilkan postingan dengan label Apartemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Apartemen. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Januari 2011

Pilih Rumah atau Apartemen?


Nanti kalau mau berkeluarga, lebih suka tinggal di mana nih:

Rumah

Pro:
- Nyaman.
- Ada halaman luas.
- Hidup bertetangga & bersosialisasi lebih mudah.

Con:
- Tidak mudah memperoleh di pusat kota.
- Jauh dari mana-mana karena kebanyakan di dalam kompleks perumahan.
- Kalau butuh sesuatu harus pakai mobil/motor.

Ruko

Pro:
- Lantai dasar bisa dipakai untuk usaha.
- Tidak terjebak kemacetan, karena bisa langsung kerja buka toko pagi2.
- Efisien, hemat biaya.

Con:
- Ruangan sempit (lebar hanya 4-5m).
- Naik turun tangga sampai lantai 3 atau 4, tidak ada lift.
- Tidak tenang, kalau ruko sebelah buka toko sampai jam 2 pagi.

Apartmen

Pro:
- Dekat dengan pusat belanja.
- Banyak fasilitas (renang, fitness, jogging track, lounge).
- Bisa menghemat waktu, tidak terjebak kemacetan kendaraan.

Con:
- Ruangan kecil (Sekitar 40-80m2).
- Service charge mahal.
- Capek nunggu lift.
- Tidak bisa cuci mobil di parkiran.

(http://forumm.wgaul.com)

Senin, 10 Januari 2011

Desain Praktis Minimalis untuk Apartemen

Tinggal di apartemen sudah menjadi suatu kebutuhan, di samping sebagai tuntutan gaya hidup modern. Semua serba fungsional, praktis, dan minimalis.

Fenomena kehidupan ibu kota dengan kepadatan penduduk dan kemacetan yang luar biasa, ditambah lagi harga tanah yang makin tinggi, mendorong minat orang untuk tinggal di apartemen. Gaya hidup serba praktis dan modern pun mengiringi desain hunian apartemen.

Rancangan serba minimalis masih menjadi pilihan untuk mengatasi keterbatasan ruang. Salah satu properti yang mewujudkan konsep desain ini adalah show unit Seasons City Apartemen yang berlokasi di kompleks superblock Seasons City, Jakarta Barat.

Alvin Andronicus, General Manager Operational Seasons City, menuturkan bahwa tiga tower apartemen ini memiliki beberapa jenis hunian mulai dari unit apartemen satu kamar tidur seluas 27m2, dua kamar tidur seluas 42m2 dan 56m2, serta tiga kamar tidur seluas 74m2.

Unit hunian dengan luas terbatas disiasati dengan susunan ruangan menyatu tanpa dinding penyekat antara ruang duduk dan pantry. Ruang-ruang utama dilapis dinding cermin yang bersifat reflektif hingga memberi kesan leluasa ruang. Selain itu juga digunakan kaca bening sebagai penyekat ruangan, hingga menambah kesan lapang pada ruangan.

Tampil dominan warna putih mewarnai tatanan interior show unit ini. Dalam rancangan unit satu kamar tidur, ruangan ditata sangat simple dan praktis. Dalam ruangan yang mungil ini, ditempatkan sebuah perangkat tempat tidur di tengah-tengah ruangan, dilengkapi side table dan credensa di kanan-kirinya.

Sebuah hanging table sebagai penempatan televisi diletakkan berhadapan dengan tempat tidur. Penggunaan cermin dan kaca sebagai penutup dinding belakang tempat tidur dan penyekat ruangan terbukti memberi kesan luas dan lapang di ruangan ini. Pantry didesain dengan simple, kompak dan fungsional. Dalam warna senada dengan tema ruang keseluruhan, sudut pantry menjadi tempat yang menyenangkan saat sarapan atau sekedar minum kopi.

Senada dengan unit satu kamar tidur, desain dua unit kamar tidur juga tampil dalam dominan warna putih. Di ruang duduk, ditempatkan sofa panjang tiga dudukan yang nyaman, melengkapi saat santai berkumpul dengan keluarga. Sebagai aksen, beberapa bagian dindingnya dilapis marmer travertine, hingga terkesan mewah.

Penempatan kaca cermin sebagai panel dinding, merefleksikan keleluasaan ruang dan marmer travertine. Kamar tidur utama didesain lebih kalem dalam nuansa cokelat yang memberi kehangatan. Panel kayu cokelat melapis bidang dinding, dikombinasi dengan kaca cermin. Sementara itu untuk kamar anak, digunakan warna terang untuk memberi kesan “ringan”.

Secara keseluruhan, desain show unit apartemen ini memberi inspirasi tentang aplikasi furnitur dan interior yang praktis. Rancangan serba minimalis yang kompak, sesuai untuk mengatasi keterbatasan ruang unit apartemen.

(sumber: www.rumahku.rumahku-online.com)

Menata Apartemen Tipe Studio


Saat ini banyak bermunculan apartemen di kota-kota besar di Jakarta. Apartemen itu ada yang dijual maupun disewakan. Tinggal di apartemen pun menjadi alternatif terbaik bagi mereka yang banyak beraktivitas di tengah kota.

Salah satu tipe apartemen yang saat ini banyak ditawarkan adalah unit tipe studio, yaitu unit yang terdiri dari satu kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang serba guna.

Unit tipe studio biasanya berukuran kurang lebih 20 meter persegi. Berikut ini beberapa tips dalam menata apartemen tipe studio.

Tips pertama, gunakan furnitur multifungsi, seperti sofa yang bisa dijadikan tempat tidur atau laci yang bisa dijadikan sebagai meja tamu. Dengan furnitur multi fungsi maka ruangan apartment yang ada dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang berbeda, misalnya ruang tidur sekaligus ruang kerja dan ruang tamu sekaligus ruang santai.

Tips kedua, jangan gunakan furnitur berukuran besar. Furnitur berukuran besar pada ruangan yang kecil akan menimbulkan kesan ruang yang sempit. Selalu gunakan perabotan yang berukuran sedang atau kecil.

Tips ketiga, pilih warna-warna terang atau netral. Warna –warna terang dapat diaplikasikan di plafond an perabotan-perabotan. Sementara warna netral seperti krem dan putih dapat digunakan untuk warna dinding. Jangan gunakan warna-warna gelap, karena akan membuat ruangan terasa sempit.

Tips keempat, jangan gunakan terlalu banyak lampu. Dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang, maka kesan lapang dapat dibantu dengan pemasangan cermin berukuran besar.

Beberapa tips penataan apartemen tipe studio

1. Gunakan furnitur multifungsi

2. Jangan gunakan furnitur berukuran besar

3. Pilih warna-warna terang atau netral

4. Jangan gunakan terlalu banyak lampu