Tampilkan postingan dengan label Posisi Rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Posisi Rumah. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Desember 2010

Trik Mengaplikasikan Konsep Rumah Tumbuh

Ingin membangun rumah, tetapi dana terbatas? Caranya, dengan mengaplikasikan konsep rumah tumbuh yang telah direncanakan dengan baik sejak awal membangun rumah.

Rumah tumbuh sesuai dengan namanya adalah pengembangan atau pembangunan rumah secara bertahap atau bertumbuh. Secara umum, konsep pengembangan rumah tumbuh dibagi menjadi dua, yakni tumbuh secara vertikal dan horizontal.

Ada beberapa alasan orang ingin mengaplikasikan konsep ini ke dalam huniannya. Arsitek Probo Hindarto menyebutkan, alasan pertama, biasanya karena keterbatasan biaya.

Beberapa penghuni mungkin saat membangun rumah terhambat dengan biaya pembangunan yang terbatas, sementara rumah tetap perlu dibangun. Akhirnya bujet yang ada hanya cukup untuk membangun sebagian rumah. Karena itu, konsep rumah tumbuh yang harus dipilih.

Alasan kedua, konon karena kebutuhan belum mendesak sehingga konsep ini kerap diaplikasikan saat membangun rumah. Biasanya hal ini terjadi pada keluarga muda yang saat membangun atau membeli rumah belum terpikirkan nantinya rumah itu akan ditempati berapa jumlah anggota keluarga. Begitu pun rumah untuk masa depannya. Alasan yang terakhir, konsep ini sesuai untuk perencanaan sematang mungkin, tapi tidak menutup kemungkinan adanya perubahan rencana. Perencanaan atau konsep rumah tumbuh sejak awal yang baik adalah kunci sukses dari konsep ini. Karena itu, banyak orang memilih merencanakan rumah tumbuh.

“Inilah yang menjadi pembeda konsep rumah tumbuh dengan konsep rumah tambal sulam adalah kalau rumah tambal sulam itu tidak direncanakan dengan baik dari awal, sementara rumah tumbuh sebaliknya, perencanaan awalnya selalu dipikirkan secara matang dan baik,” katanya.

Menilik kelebihannya, konsep rumah tumbuh bisa memprediksi kebutuhan ruang, sistem konstruksi, dan biaya yang dibutuhkan untuk pengembangan bertahap. Sementara, kekurangannya cenderung tidak ada.

Probo menyebutkan, konsep ini sebenarnya merupakan sebutan yang lebih khusus untuk “merencanakan rumah yang baik dan bisa dikembangkan sejak awal hingga perubahan selanjutnya sesuai dengan kondisi penghuni”.

Pada pola perencanaannya, konsep rumah tumbuh berbeda dengan konsep rumah pada umumnya. Dalam hal ini, pola perencanaan biasanya memperhatikan perkembangan dari jumlah atau umur anggota keluarga. Menurut Probo, bila berubah atau bertambah, baik dari jumlah maupun umur, tentu akan memengaruhi kebutuhan akan ruang.

Karena itu, pola perencanaan yang terbaik adalah dengan merencanakan sedini mungkin untuk memperkirakan pengembangan yang mungkin terjadi pada masa depan.

Misalnya, saat jumlah anak bertambah, atau umurnya bertambah, maka biasanya anak membutuhkan kamar sendiri. Demikian pula bila ada tambahan anggota keluarga dari sanak famili atau lain-lainnya.

”Pola perencanaannya bisa pengembangan secara horizontal atau mengikuti besar lahan dan ketersediaan lahan. Untuk pengembangan secara vertikal, berarti penambahan ruang ke atas atau tingkat,” katanya.

(koransindo/okezone.com)

Selasa, 30 November 2010

Tiga Keuntungan Arsitektur Rumah Sudut (Hoek)

Prinsip desain rumah sudut (hoek) atau rumah pojok. Memiliki rumah sendiri itu idaman setiap orang. Apalagi kalau lokasinya ada di hook. Wow, itu berkah yang amat patut disyukuri. Karena banyak keuntungan bisa dinikmati. Setidaknya ada 3 (tiga) keuntungan.

Maka tak heran pula bila harga rumah tinggal/kavling di hoek jadi lebih tinggi dibandingkan dengan yang posisinya berada diapit rumah-rumah lain. Meskipun ukurannya sama.

Sekiranya dana Anda memadai, tak ada salahnya bila Anda memburu rumah tinggail /kavling di hoek. Tapi sebenarnya apa sih yang membuat orang begitu mengidamkan bisa membangun/membeli rumah sudut?

Inti jawabannya sudah saya kemukakan di bagian awal. Baik dari segi tersedianya tambahan lahan (dalam konteks perumahan/cluster), kekayaan penampilan rumah maupun optimalisasi sirkulasi udara dan pencahayaan alami. Sambil menyimak beberapa gambar gambar rumah tinggal berikut, akan saya uraikan kelebihan tersebut satu per satu.

Tambahan lahan. Di lingkungan perumahan atau cluster, ukuran rumah-rumah tinggal pada setiap blok sama besarnya. Termasuk rumah tinggal yang ada hoek. Tapi rumah di hoek berada di atas tanah yang lebih luas. Ini karena adanya ketentuan Garis Sempadan Bangunan (GSB) atau Garis Muka Rumah (GMR). GSB merujuk pada batas dinding terdepan rumah tinggal pada sebuah persil. GSB/GMR ini berhubungan pula dengan GSJ atau Garis Sempadan Jalan yaitu batas pekarangan terdepan atau batas terdepan pagar.

Dengan adanya GSB dan GSJ ini terciptalah lahan/ruang terbuka antara dinding dan pagar rumah. Alias tak boleh diisi bangunan masif. Teras, carport, bambu atau gazebo sebagai pelengkap design taman samping rumah tentu boleh-boleh saja. Kelompok terakhir ini tak termasuk bangunan masif.

Kekayaan penampilan rumah. Istilah kekayaan di sini tak lantas berarti mewah. Maksudnya lebih kepada kemungkinan menjadikan rumah tinggal dengan dua fasade. Oleh karenanya, disain fasad pun bisa dibuat amat dinamis dan variatif namun tetap mengalir. Termasuk kalau mau desain rumah minimalis. Bahkan dengan bahan yang sederhana sekalipun. Dua fasad umumnya juga berarti dua pintu masuk rumah.

Sekadar pengetahuan, rumah lebih dari satu pintu disebut rumah tinggal majemuk. Untuk akses keluar masuk pekarangan rumah, pintu pagar rumah hook biasanya juga ada dua buah.

Buat Anda yang percaya Fengshui, konon pintu pagar sebaiknya satu saja. kalau terpaksa harus dua, sebaiknya berada di sisi yang berbeda. Pintu yang kedua kecil saja. Dan difungsikan sebagai pintu darurat. Dan pintu yang lebih besar harus berhadapan dengan langsung dengan pintu utama rumah tinggal. Dua pintu pagar dapat dipakai untuk memberi keleluasaan akses ke sisi rumah yang Anda siapkan untuk fungsi yang berbeda.

Optimalisasi sirkulasi udara dan pencahayaan alami. Dari segi fungsi, dua fasade rumah erat berkait dengan urusan sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang lebih optimal. Kata lainnya, keistimewaan yang dimiliki rumah di hoek sebaiknya diikuti pula dengan membuat banyak bukaan. Baik pintu lipat, jendela ataupun jaluzi.

Terakhir, tetap harus saya katakan membangun desain rumah di hoek punya implikasi biaya yang lebih besar. Tapi rasanya hal itu sepadan dengan berbagai kelebihan yang kita nikmati. Apalagi rumah sudut memiliki nilai tambah yang lumayan bila kita berpikir untuk menjualnya kembali.


(sumber: www.annahape.com)



Kamis, 25 November 2010

Desain Rumah Pegunungan yang Spektakuler di Jepang

Rumah Jepang spektakuler ini berlokasi di suatu daerah perumahan eksklusif di Kota Takarazuka, Hyogo Perfecture dengan pemandangan menakjubkan dari Osaka. Atap lurus di tengah-tengah menjalankan bentuk-bentuk lengkung dari topografi. Atap yang digunakan ada yang tipis, tebal, pendek, panjang dan diukir.

Exterior dibentuk menjadi gundukan dengan menumpuk pada tanah yang sebelumnya digali dari lereng. Permukaan gundukan adalah jenis bahan baku yang terbuat dari marmer hancur yang disebut "Kansui". Glittering fragmen marmer yang hancur pada permukaan dapat bersinar cemerlang.

Ada dua gunung putih. Salah satu dari dua fungsi gunung putih adalah sebagai dukungan struktural untuk bangunan ini, sementara gundukan lainnya untuk menyembunyikan kamar mandi. Kedua gunung tersebut juga menetapkan ke dalam ruang hidup dari perempat perumahan.

Rangka lantai atas terbuat dari baja dan lantai bawah terbuat dari beton bertulang. Lantai bawah sepenuhnya memanfaatkan lereng gunung. Lantai atas dan bawah digunakan dalam cara yang berbeda. Lantai atas adalah ruang desain. Ada juga ruang publik dalam perempat perumahan.

Kurva gunung dibuat terus menerus dengan kurva bukaan untuk menyatukan bagian atas dan bawah. Ada dua atap pelat besi, diantaranya: panjang 14 meter di lantai atas dan yang lainnya dengan 16,5 meter di lantai bawah. Ketebalan lempeng besi hanya 9mm. Garis lurus dari kedua atap menekankan lebar horizontal luas penyebaran pada rumah ini. Ini adalah daerah perumahan eksklusif di bukit yang memiliki pemandangan yang baik.

(sumber: www.solusiproperti.com)