Minggu, 21 Desember 2008

Ruang Keluarga Modern dan Maskulin

Ruang keluarga bergaya modern. Tidak banyak permainan warna dan motif. Desain furnitur simpel dan praktis.










Ruang keluarga dilengkapi dengan sofa enam dudukan warnanya cokelat tua. Dipilih unntuk memunculkan kesan hangat dan nyaman. Warna sofa ini dibuat senada dengan warna coffe table.

Biasanya gaya maskulin, tidak menggunakan banyak bantal pada sofa. Namun, agar ruangan tidak berkesan monoton, ditambahkanlah bantal pada sofa. Permainan berbagai motif, seperti motif garis dan sisik ikan, tampil pada penataan bantal. Pilihan warna dan motif bantal juga dibuat selaras dengan warna furnitur.

Pada sudut ini, warna ruangan dibuat bergradasi dari warna terang ke gelap. Putih pada dinding, cokelat pada furnitur, dan hitam pada beberapa bantal. Setiap benda yang ada dalam ruangan, mewakili warna-warna dalam deretan gradasi. Sehingga tampilannya tetap rapi, walaupun ada beberapa motif yang sengaja "ditabrakkan".

Sebagai aksen ruangan, ada beberapa lukisan kain. Lukisan tersebut sebenarnya terbuat dari kain-kain bahan upholstery (penutup sofa). Ide kreatif ini bisa menjadi alternatif. Terutama jika Anda kesulitan mendapatkan hiasan dinding yang pas dengan ruangan. Lukisan kain ini juga bisa disesuaikan dengan warna dan motif furnitur.

Jumat, 28 November 2008

Desain Interior Rumah Art Deco dan Modern Minimalis

Agar terlihat serasi dan enak dipandang, menata interior rumah sebaiknya diselaraskan dengan fasad bangunannya. Jika tampak mukanya memakai art deco, penataan interiornya juga tidak lari dari gaya itu. Demikian pula untuk model rumah minimalis, interiornya pun didesain dengan gaya yang senada. Meskipun dalam penerapannya, tidak bulat-bulat memakai kedua gaya itu.

Axonometric View - Desain Rumah Minimalis Modern

Untuk interior ruang tamu, penerapan gaya art deco yang banyak memakai ornamen bulat, kotak-kotak, atau bentuk geometris lainnya, cukup dijadikan aksen saja. Misalnya, hanya dipakai untuk lemari TV atau lemari display lainnya.

Sedangkan perabot lainnya, seperti meja dan kursi, dipilih model yang simpel dan finishingnya memakai warna cocoa brown (cokelat gelap). Bila perlu, diberi aksen warna hitam agar terlihat lebih mewah.

Sementara, jika memakai konsep minimalis, karena semuanya dibuat serba minimal, supaya ruang tidak terkesan kosong perlu diberikan sedikit aksen. Misalnya, ada satu meja atau kursi yang desainnya tradisional.

Material aksen lainnya bisa juga dipakai, seperti benda-benda hasil kerajinan seperti patung (statue), sculpture, dan aksesoris lain yang diperoleh ketika berkunjung ke daerah atau hasil melancong ke luar negeri.

Ruang keluarga, untuk rumah model art deco atau minimalis, akan lebih cocok memakai permainan warna cokelat dan serat-serat kayu.

Selain itu, orang juga banyak yang menyukai kayu nyantoh, karena seratnya lurus-lurus, atau kayu mahoni yang warnanya agak kemerah-merahan. Sementara model-model furniturenya juga dipilih yang simpel, tidak memakai ukir-ukiran maupun profil.

Sementara di bagian kamar tidur, dinding kamar tidur juga disarankan memakai warna-warna cerah minimalis. Kalaupun diberi aksen, biasanya untuk dinding di belakang headboard ranjang. Sementara bila memakai wallpaper, dipilih corak daun-daunan, anyam-anyaman bambu, dan sebagainya.

Model tempat tidurnya juga dibuat sederhana, mirip furniture Jepang. Dibuat pendek dengan dipan lurus memakai kaki. Untuk itu, agar kelihatan mewah, head-board ranjangnya perlu dilapisi dengan bahan yang terbuat dari kulit atau kayu bergelombang.

Finishing kayunya memakai warna gelap cocoa brown atau maple. Bisa juga bahan kulit tersebut dianyam agar mengesankan tradisional. Bahan kulit juga bagus dipakai untuk pelapis kursi yang ditaruh di kamar.

Sedangkan meja dan kursi di ruang makan, juga dipilih yang modelnya simpel. Top table-nya bisa memakai kayu, dapat pula memakai kaca. Dinding ruang makannya diberi ornamen, misalnya batu paras Yogyakarta, dan kaca cermin kotak-kotak (kaca patri).

Kemudian untuk penerangannya memakai lampu gantung berbentuk geometris, bulat, kotak, atau prisma.

Sementara untuk kursi makannya, kebanyakan dengan high backing dan bahan yang dipakai biasanya ‘chenille’ warna coklat, krem atau hitam kulit (ram).

Rabu, 26 November 2008

Desain Rumah Mungil Yang Artistik

Perkembangan dunia properti saat ini sangat pesat, hal ini ditandai dengan banyaknya pembangunan unit-unit properti, misalnya: apartemen atau kondominium eksklusif yang super mewah atau pembangunan rumah-rumah mungil yang sederhana.

Bersamaan dengan perkembangan dunia properti tersebut, kebutuhan masyarakat akan rumah belakangan ini sangat tinggi. Jika budget kurang mencukupi untuk membeli rumah yang middle end, rumah mungil atau sederhana pun tidak menjadi halangan untuk mewujudkan keinginan memiliki rumah. Hampir semua pengembang menawarkan kavling atau produk rumah mungil, karena tingginya kebutuhan masyarakat akan rumah/tempat tinggal, maka hanya dalam waktu singkat mampu terjual ratusan unit rumah. Masalahnya, banyak pengembang memanfaatkan momentum tersebut dengan membangun rumah mungil dengan fasilitas dan lingkungan yang ala kadarnya seperti yang selama ini kita kenal, yaitu Rumah Type 36 atau Rumah Sangat Sederhana (RSS).

Mendeskripsikan rumah mungil dengan kondisi seperti itu sudah waktunya diubah. Konsumen adalah raja, manusia juga yang selayaknya diberikan yang terbaik. Rumah harus indah, sehat, dan bersahabat dengan lingkungan. Itulah kata kunci membangun rumah ukuran apa pun, termasuk membangun atau memilih rumah mungil. Rumah mungil yang dipasarkan biasanya memiliki luas maksimal 100 meter persegi dengan ukuran variasi 6 X 15 m, 7 X 15m, atau 8 X 12 m, dan bentuk bangunan rumah standar.

Indah tidak harus selalu mahal. Kreativitas desain yang arif dan cerdas justru mampu mewujudkan rumah mungil yang hemat bahan bangunan dan menyiasati segala keterbatasan, baik dana maupun lahan. Konsep indah dapat diterjemahkan dalam bentuk denah rumah yang lugas dan mudah pemeliharaan. Keterbatasan lahan mendorong pembangunan rumah mungil bertingkat.

Denah ruang terbuka dan minim dinding pembatas, baik tembok, dinding, atau pintu, membuat ruang terasa lapang. Penggabungan fungsi ruang disesuaikan dengan kebutuhan penghuni.

Carport, teras, dan taman depan difungsikan sebagai ruang tamu, ruang bermain anak, parkir kendaraan, bahkan rapat RT/RW. Ruang dalam dioptimalkan sebagai ruang keluarga dan ruang makan. Fungsi ruang keluarga, ruang belajar, dan kamar tidur anak-anak juga dapat ditempatkan di lantai atas hingga ke kolong atap (attic). Taman dan teras belakang dimanfaatkan sebagai ruang makan terbuka, ruang keluarga, dan ruang belajar anak, dengan waktu berbeda.

Kamar mandi merupakan ruang yang memerlukan penanganan dan pemeliharaan khusus, mulai utilitas sanitasi, peranti utama, dan pemilihan bahan. Bahan lantai dari keramik atau teraso bertekstur kasar dimaksudkan agar tidak terpeleset dan berukuran kecil untuk memperluas kesan ruang. Keterbatasan luas dapat dibuat kamar mandi kering dengan shower box tertutup berdinding kaca atau tirai plastik. Penempatan septic tank meski ditempatkan di taman depan, namun jaraknya masih relatif dekat dengan pompa air sehingga untuk jangka panjang dapat mencemari air tanah. Untuk itu, perlu dipertimbangkan ulang penempatan septic tank kolektif dialihkan di taman-taman lingkungan.

Penataan dapur serba praktis menyatu dengan ruang makan atau di teras belakang (ruang makan terbuka).

Konsep umum rumah menyediakan kamar tidur dan kamar mandi pembantu di belakang, di bawah, atau di atas dekat ruang servis, mencuci, dan menjemur. Kini desain ruang servis, mencuci, dan menjemur, kamar tidur dan kamar mandi pembantu serta dapur kotor ditempatkan di bagian depan rumah, bersebelahan dengan ruang keluarga menghadap carport.

Tampilan artistik rumah tidak membutuhkan bahan mahal. Dinding rumah dari batako dan batu bata dengan penyelesaian dinding ekspos atau kombinasi plesteran atau kamprotan dengan pengerjaan hati-hati dan rapi, atau dapat pula memakai dinding pelat baja. Keramik KW-2, KW-3, atau teraso yang unik juga tak kalah menariknya mempercantik lantai rumah. Ketidakpresisian bahan masih dapat disiasati dengan nat-nat lebar.

Isi perabotan rumah harus serbaguna, sesuai dengan prioritas kebutuhan keluarga, dan proporsional antara ukuran perabot dan luas ruang. Meja, sofa, dipan, bawah wastafel, hingga kolong tangga dioptimalkan sebagai tempat penyimpanan barang dan tersebar sesuai dengan kebutuhan fungsi ruang sehingga tidak perlu membuat gudang.

Penyelesaian lantai, dinding, dan perabotan dengan warna dan/atau bahan senada pada ruang luar hingga ruang dalam memberikan kesan luas ruang imajiner. Gradasi perpaduan warna yang tepat di setiap ruang juga turut mempengaruhi kesan luas ruang sekaligus memberikan efek psikologis (terapi kejiwaan) kepada penghuni rumah. Kesatuan tema dan warna akan membantu rumah terkesan teratur dan lapang, antara lantai (gelap), dinding dan perabotan (sedang), dan atap plafon (terang).

RUMAH mungil juga harus sehat. Rumah merupakan tempat terapi kesehatan fisik dan mental penghuni, baik di kala sehat, dalam penyembuhan, atau tengah sakit. Rumah tempat relaksasi memulihkan kesegaran tubuh.

Krisis listrik dan tarif listrik yang terus naik harus diantisipasi dengan prioritas pemakaian perangkat listrik dan desain rumah hemat energi. Optimalisasi sinar matahari sebagai sumber pencahayaan alami rumah sepanjang pagi-sore hari dan sinar rembulan dan bintang di malam hari.

Optimalisasi sinar matahari dan sirkulasi udara dapat dibuat dengan bukaan pintu dan jendela dengan lebar dan panjang hingga menyentuh lantai, tinggi plafon minimal 2,75 meter, serta skylight di atas ruang makan, kamar mandi, atau kamar tidur atas akan memberikan perluasan ruang imajiner.

Setiap ruang diupayakan mendapat sinar matahari dan udara segar yang baik untuk kesehatan rumah dan penghuni serta kocek penghuni. Rumah bahkan dapat meminimalkan pemakaian penyejuk udara (AC), kipas angin, dan lampu, terutama di siang hari.

Pemasangan cermin pada salah satu dinding, seperti di teras, ruang keluarga, dan kamar mandi, akan menambah luas imajiner ruangan. Dekorasi dinding dengan lukisan, foto keluarga, sertifikat, plakat, atau benda etnik sebagai titik perhatian menambah hidup suasana ruang sekaligus memberikan terapi kejiwaan kepada penghuni.

Halaman sempit dapat difungsikan sebagai taman resapan air (taman kering) dengan struktur sederhana dari bawah ke atas, batu apung, ijuk, koral, pasir kasar, dan tanah/koral/ kerikil, dengan ketebalan beragam sesuai kondisi tanah.

Penanaman pohon di taman depan (yang paling memungkinkan) dibandingkan dengan taman belakang merupakan pemasok oksigen sekaligus memberikan keteduhan dan kesejukan kepada penghuni. Di pagi hari, penghuni tetap disarankan membuka jendela dan pintu untuk menjamin ketersediaan sinar matahari dan udara segar masuk menghangatkan ruang dan menggantikan udara pengap dalam rumah.

Rumah mungil akan lebih nyaman jika masalah ketersediaan dan kualitas air bersih yang diperoleh dari PAM, pompa tangan, atau pompa mesin diperhatikan dengan baik, apalagi jika terjadi kesulitan air bersih di musim kemarau. Lalu, bagaimana sistem pengelolaan sampah juga perlu dipelajari dengan cermat, apakah dikelola sendiri (daur ulang) atau disediakan tempat penampungan sementara.

Selain hal-hal yang sudah disebutkan diatas, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk memaksimalkan desain rumah mungil anda :

GUNAKAN CERMIN

Cermin menciptakan kesan luas pada ruang. Gunakan cermin di daerah meja makan atau ruang keluarga. Cermin dengan ukuran besar di tempat tepat menghasilkan efek ruang yang kuat. Sebelum cermin diletakkan di dinding, kita dapat mencoba-coba dahulu penempatannya di beberapa tempat untuk mengetahui efeknya pada ruang.

GUNAKAN DESAIN-DESAIN BUILT-IN

Desain built-in menciptakan kesan ruang yang simpel dan membuat ruang lebih luas. Selain itu dapat mengurangi biaya pembelian furniture. Misalnya di ruang tidur, lemari dapat dibuat “menempel” ke tembok atau di dalam gypsum. Kita hanya perlu membuat ambalan di dalamnya dan membuat pintunya saja hingga memperkecil biaya pembuatan furniture. Bagian dalam lemari dapat dilapisi wallpaper supaya lebih manis.

GUNAKAN UKURAN FURNITURE YANG KECIL

Misalnya untuk meja makan. Gunakan meja makan kecil dan diletakkan menempel tembok dengan 4 kursi. Kursi yang digunakan lebih baik puff sehingga kesan ruang lebih luas. Gunakan pula coffee table dan credenza yang berukuran kecil.

PILIHLAH FURNITURE BERKESAN RINGAN

Jangan memilih furniture yang “berat” dan tebal. Cari furniture yang tipis dan berbentuk rangka, bukan bidang. Contohnya untuk credenza tv, pilih furniture berkaki, jangan yang penuh sampai ke lantai.

PILIH WARNA RUANG YANG MUDA

Warna ruang jangan gelap untuk bidang dinding yang besar. Pilih warna muda sehingga terang dan berkesan luas.

MAKSIMALKAN TEMPAT MENYIMPAN

Gunakan semaksimal mungkin furniture untuk tempat penyimpanan. Misalnya membuat laci-laci di bawah ranjang, nakas yang dapat menyimpan barang, credenza yang dapat memuat majalah-majalah dan semua furniture lainnya. Dengan banyak penyimpanan akan mengurangi barang-barang yang dibiarkan tergeletak dan jika arang bertambah banyak tidak perlu membuat lagi tempat peyimpanan.

CIPTAKAN KESAN FINAL

Jangan biarkan dinding kosong terlalu besar. Dinding kosong dapat diisi dengan lukisan atau hiasan. Jangan pula dibuat terlalu penuh. Tapi secukupnya saja sehingga bangunan tidak terkesan kosong dan dingin.

Kini, Anda pun dapat menikmati rumah mungil yang indah, sehat, dan bersahabat dengan lingkungan.

Desain Arsitektur, Produksi Bangunan, Analisa Harga Satuan dan RAB (Rencana Anggaran dan Biaya) - Suatu Pendekatan Mendasar

Beberapa hari yang lalu ada beberapa pengunjung blog (Mbak/ibu, Mas/Bapak) yang menghubungi saya via email dan yahoo messenger dan menanyakan tentang biaya konsultasi, biaya desain bangunan arsitektur (rumah), biaya produksi untuk membuat bangunan dan RAB (Rencana Anggaran & Biaya). Untuk menerangkan ketiga hal tersebut tentunya tidak cukup hanya dengan kata-kata, karena ketiga hal tersebut bersifat teknis maka harus disertai dengan contoh penerapan nya.

Biaya Desain Arsitektur

Biaya Desain adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen dalam jumlah tertentu yang telah disepakati sebagai imbalan atas jasa yang dilakukan oleh arsitek/perencana untuk membuat desain rumah atau bangunan arsitektur.

Penentuan besarnya biaya desain biasanya ditentukan oleh dua hal, yaitu :

Jika arsitek hanya membuat desain, maka besarnya fee desain = 3% dari Biaya Produksi Bangunan.

Contoh : Konsumen menginginkan desain rumah dengan luas bangunan 120 m2, diketahui biaya produksi bangunan (akan dibahas setelah ini) adalah sebesar 2.500.000/m2 , maka besar nya fee arsitek sebesar : 3% x (120 x 2.500.000) atau : (3 x 120 x 2.500.000)/100 = 9.000.000

Jika arsitek membuat desain sekaligus melakukan supervisi (melakukan pengawasan) atas pelaksanaan dan produksi bangunan tersebut, maka besarnya fee ditentukan berdasarkan persen/prosentase biaya produksi bangunan nya. Dalam hal ini besarnya fee sebesar : 5% sampai dengan 8% dari biaya produksi bangunan.

Contoh : Desain yang dibuat adalah rumah dengan luas bangunan 120 m2, diketahui biaya produksi bangunan (akan dibahas setelah ini) adalah sebesar 2.500.000/m2 , maka besarnya fee arsitek sebesar : 5% x (120 x 2.500.000) atau : (5 x 120 x 2.500.000)/100 = 15.000.000

Dengan dua contoh sistem pembayaran diatas, tentu anda harus bijak memilih manakah jenis pembayaran yang sesuai dengan budget/anggaran anda. Sehingga anda tidak perlu mengeluh tentang mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar jasa seorang arsitek (no offence yah :) ).

Biaya Produksi Bangunan

Biaya produksi bangunan adalah sejumlah dana yang dikeluarkan oleh konsumen untuk membeli dan membayar upah atas pekerja, pemborong/kontraktor, material, pajak (ppn) dan biaya-biaya lainnya.

Biaya produksi bangunan ini jika ditaksir besarnya berkisar antara : 2.500.000 sampai dengan 3.500.000 per meter persegi luas bangunan yang akan dibuat, tergantung dari jenis dan detail bangunan yang akan dibuat (sederhana, sedang, dan mewah).

Contoh : Anda akan membangun rumah seluas 120 m2 , maka besarnya biaya yang harus anda keluarkan untuk merealisasikan bangunan tersebut (membayar upah kerja, material, dsb) adalah sebesar : 120 m2 x 2.500.000 = 300.000.000. Harga tersebut belum termasuk fee kontraktor/pemborong (sebesar 10% dari Biaya produksi) , dan pajak (ppn).

Untuk mereduksi besarnya biaya yang harus anda keluarkan, anda bisa saja mengeliminasi fee kontraktor dengan cara melaksanakan sendiri rancangan bangunan yang telah didesain.

Contoh perhitungan ini dibuat berdasarkan asumsi bahwa anda telah memiliki lahan/tanah yang siap untuk digunakan, dan jenis/detail bangunan kategori middle end .

Mungkin beberapa dari anda bertanya, bagaimana detail perhitungan atau estimasi dari biaya produksi bangunan itu?

Detail estimasi dari biaya produksi itu nantinya akan dijabarkan lebih lanjut dalam perhitungan Analisa Harga Satuan (upah pekerja, material, alat, kontraktor/pemborong, dsb).

Hasil dari perhitungan Analisa Harga Satuan tersebut nantinya merupakan komponen-komponen biaya yang direkap/dijumlahkan dalam Rencana Anggaran dan Biaya.

Sekarang anda mungkin dapat menebak kira-kira berapa besar keuntungan yang didapatkan oleh developer real estate untuk 1 unit rumah yang dijual kepada pembeli. Atau bisa dibalik, berapa duit pembeli yang hilang akibat ketidak pahaman pembeli menaksir biaya rumah yang akan dibeli.

Tapi saya tidak menganjurkan anda untuk memprotes developer-developer tersebut. Karena walau bagaimanapun, developer juga menjalankan usaha, dan real estate/perumahan adalah bagian dari sebuah bisnis. Dan bisnis tentunya haruslah profit, anggap saja harga perumahan tersebut sebagai reward dari usaha developer untuk mencapai break event point atas modal atau modal yang telah mereka keluarkan (Saya tertawa ketika menulis bagian ini, seolah-olah saya ini seorang economist :D )

Sebelum anda memutuskan untuk membangun rumah idaman anda, saya sarankan anda berkonsultasi dahulu kepada arsitek yang anda percaya, anda tidak perlu khawatir akan dikenakan biaya, karena dalam hal konsultasi biasanya tidak dikenakan biaya apapaun.

Dari tulisan diatas bisa disimpulkan, ternyata biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar jasa arsitek sebenarnya tidak terlalu besar, sehingga anda sebagai calon konsumen tidak perlu takut untuk berhubungan dengan para professional yang berkompeten untuk mendesain rumah impian anda.

Penjelasan/perencanaan secara lengkap tentang biaya desain arsitektur, contoh desain, denah/layout dan tampak bangunan, biaya produksi, analisa harga satuan, dan RAB (Rencana Anggaran dan Biaya) dapat anda lihat pada artikel yang akan saya posting berikutnya.. So, keep your interest with this site:)


Sabtu, 22 November 2008

Menata Ruang Tamu Di Rumah Anda

Menata ruang tamu di rumah dengan ukuran yang bervariasi merupakan tantangan tersendiri. Selain harus layak menerima tamu, ruang ini harus diatur agar nyaman dan tidak berkesan penuh.

Demi kepraktisan, sebagian orang meniadakan ruang tamu di rumahnya. Di rumah-rumah yang mungil, ruang tamu fungsinya seringkali digabung dengan ruang lain. Misalnya tamu yang akrab langsung dipersilakan masuk di ruang keluarga. Sementara itu, tamu lain cukup diterima di teras rumah saja.

Namun untuk sebagian orang, ruang tamu tetap jadi bagian yang sangat penting karena ruang tamu mencerminkan karakter si pemilik. Bagi rumah dengan ukuran yang pas-pasan tentu selain harus layak menerima tamu, ruang ini harus diatur sedemikian rupa agar tidak terlalu menghabiskan ruangan. Bagi pemilik rumah yang cukup luas, tentu hal ini tidak akan menjadi masalah.

Di rumah mungil, ruang tamu tentu juga berukuran mungil, karenanya jangan memenuhi ruang tamu dengan furniture. Cukup sediakan sofa dengan dua dudukan (two seaters), satu sofa single seater, dan meja kecil. Apabila masih ada ruang lebih tambahkan meja sudut. Furnitur yang ada jika memungkinkan letakkan disandarkan ke dinding agar ruang terlihat lebih lega.

Yang terpenting, peletakkan tidak mengganggu alur sirkulasi dari pintu masuk ke ruang-ruang lainnya. Di rumah dengan ukuran ruang tamu yang cukup luas atau luas, bisa diletakkan sofa dengan ukuran yang cukup besar, misalnya dengan sofa 3-2-1 seaters dan dengan meja tamu dan meja sudut dengan peletakkan yang hampir sama dengan rumah mungil agar tidak mengganggu alur sirkulasi menuju ruang lainnya.

Agar tidak monoton, menggabungkan dua buah sofa yang berbeda sangatlah menarik. Beda disini maksudnya adalah beda bentuk, beda desain, ataupun beda warna. Untuk menjembataninya carilah benang merah antara keduanya, misalnya berupa warna yang senada.

Di ruang tamu dengan luas yang terbatas, lebih cocok diisi dengan furnitur yang ringan, tempat duduk yang tebal, seperti sofa memberi kesan berat. Namun pemilihan sofa yang tepat bisa menjadikan ruang tamu tidak terkesan penuh.

Tips-tips pemilihan sofa misalnya dengan warna terang, pilih sofa dengan dua seaters, jangan terpaku pada ukuran standar sofa (umumnya lebar 80cm) karena akan membuat ruangan semakin sempit, pilih dengan ukuran 60 cm atau 50 cm, jika sofa ingin diletakkan menempel pada dinding, pilih sofa tanpa sandaran. Ini akan menghemat ruang ataupun juga sofa tanpa sandaran lengan.

Mempercantik Rumah Minimalis

Rumah minimalis sangat diminati oleh masyarakat yang serba praktis sekarang ini. Bagaimana cara memilih furniture dan aksesori yang tepat untuk rumah minimalis Anda?

Mempertahankan unsur praktis dan fungsional menjadi kunci dasar dalam mendandani rumah minimalis.


Pemilihan bahan yang tepat dapat mengentalkan konsep minimalis yang ingin dihadirkan. Furniture kaca misalnya yang dipadu dengan aluminium atau besi tempa termasuk jenis furniture yang banyak digunakan. Selain bentuknya yang simpel, perawatannya pun relatif mudah dilakukan.

Gorden pun mampu mendukung kesan yang ingin ditampilkan dalam ruangan. Dengan jenis roman blind, misalnya yang bersifat ringan sekaligus mampu memberi kesan dinamis dalam ruangan yang minimalis.


Desain dengan presisi yang tegas juga menjadi ciri khas pada arsitektur maupun furniture minimalis. Oleh karena itu, pilih meja atau kursi yang memiliki desain sederhana, sedikit, atau tanpa ornament. Dengan ornament yang minim tersebut, dapat memudahkan perawatan dan ruangan terksesan lebih lega sehingga cocok bila diterapkan pada rumah minimalis yang mungil.

Minimalis juga dapat dipadukan dengan bahan atau furniture dari warna - warna kayu seperti coklat tua atau coklat yang kemerahan.


Pemilihan warna dan corak pun harus diperlihatkan dengan cermat, di mana corak bunga-bunga atau warna-warni yang terlalu ramai kurang cocok bila dipadukan dalam rumah minimalis. Pertahankan nada warna setiap kali menambah atau mengganti aksesori dan furniture dalam satu ruangan.


Tata setiap aksesori dan furniture dengan cermat, namun usahakan agar ruangan tidak berkesan terlalu penuh karena justru dapat menegaskan kesan minimalis yang ingin diciptakan. Contohnya penataan pigura foto menggunakan pigura yang lebih besar namun dalam jumlah sedikit untuk memberi aksen dalam ruangan.


Jumat, 31 Oktober 2008

Suku Bunga Terus Naik, Bisnis Properti Terancam

SURABAYA - Di tengah krisis keuangan global, Bank Indonesia harus menahan naiknya suku bunga acuan atau BI Rate. Jika suku bunga terus menerus naik, maka bisnis properti dipastikan akan terhambat karena sekitar 95 persen konsumen properti membeli perumahan melalui kredit pemilikan rumah.

Demikian diungkapkan Sekretaris Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (REI) Jawa Timu M Nur Wakhid, Rabu (15/10) di Surabaya. Sejumlah langkah pengamanan keuangan telah dilakukan pemerintah jadi seharusnya BI Rate turun.

"Tetapi kalau BI Rate tetap tinggi maka pasar properti akan lesu dan peluang terjadinya kredit macet tinggi," ucapnya. Hingga saat ini, bunga kredit pemilikan rumah (KPR) komersial telah mencapai kisaran 16 persen. Padahal, pasar properti akan dinamis dengan suku bunga maksimal 14 persen.

Dengan tingginya suku bunga, maka beban angsuran konsumen KPR semakin berat. Padahal, beban masyarakat terus bertambah seiring naiknya sejumlah harga komoditas kebutuhan pokok.

"Sekitar 95 persen konsumen properti menggunakan sistem kredit dalam pembayaran. Karena itu, imbas kenaikan suku bunga pada dunia properti sangat besar," kata Nur Wakhid.

100 Industri ikutan

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Erlangga Satriagung mengatakan, agar sektor riil tetap berjalan, Bank Indonesia harus memberikan kelonggaran pengucuran kredit, khususnya pada sektor properti yang memiliki banyak industri ikutan.

"Properti merupakan sektor usaha yang membawa banyak sektor ikutan. Jika sektor ini terhambat, maka banyak usaha dan lapisan masyarakat yang menjadi korban," ucapnya.

Nur Wakhid menambahkan, properti memiliki lebih dari 100 industri ikutan. Beberapa industri ikutan dari bisnis properti, antara lain industri genteng, kayu, batu bata, hingga semen.

Tahun lalu, realisasi pembangunan rumah komersial dan rumah sederhana sehat (RSH) di Jawa Timur sebanyak 15.000 unit. Namun demikian, tahun ini realisasi diperkirakan hanya mencapai 8.000 unit.

Utilitas diutamakan

Di tengah tingginya suku bunga KPR, masyarakat harus pandai memilih tempat tinggal dengan mengutamakan kegunaan daripada bentuk dan model. "Seringkali orang membeli rumah karena harga diri dan bukan karena kegunaan," kata Pengajar Arsitektur Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Retno Hastijanti.

Menurut Retno, agar pembiayaan pembangunan rumah dapat ditekan, masyarakat sebaiknya melakukan pembangunan rumah secara bertahap. Dengan demikian, pembangunan dapat disesuaikan dengan tingkat kebutuhan serta kemampuan finansial pemilik rumah.

Selain itu, penghematan biaya pembangunan juga dapat dilakukan dengan membangun pemukiman yang sifatnya open space atau tidak banyak sekat-sekat. Pemisahan ruangan dapat menggunakan sekat semi permanen sehingga biayanya lebih murah. (kompas.com)

Kamis, 21 Agustus 2008

Borongan atau Harian?

Dalam mempekerjakan tukang, Anda bisa memilih sistem borongan atau harian. Masing-masing cara mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dengan sistem borongan, tukang akan berusaha mengerjakan secepat-cepatnya, tetapi kadang hasilnya kurang baik.
Sedangkan pada sistem harian, biasanya tukang bekerja dengan lebih hati-hati, tetapi resikonya, mereka bisa bekerja lebih lambat, yang berarti ada pembengkakan biaya.
“Jalan” manapun yang Anda pilih, yang penting Anda harus selalu bersikap tegas. Jika tidak, mungkin Anda terpaksa mengakhiri pekerjaan di tengah jalan karena kehabisan dana.

Renovasi

Pada tahun-tahun pertama ketika anggota keluarga Anda masih sedikit, tinggal di rumah mungil mungkin tidak terlalu bermasalah. Namun, seiring dengan berlalunya waktu, anggota keluarga Anda bertambah, kebutuhan akan ruang pun meningkat. Dulu, mungkin satu kamar tidur sudah cukup. Sekarang, Anda membutuhkan dua atau bahkan tiga kamar tidur. Belum lagi jika Anda memutuskan mempekerjakan pembantu; satu ruang tidur, satu kamar mandi, dan ruang kerja untuknya pun harus tersedia.
Pengembangan rumah atau renovasi adalah salah satu solusi untuk masalah di atas. Namun, merenovasi rumah sungguh bukan pekerjaan yang mudah. Bahkan ada sebagian orang yang mengaku harus berjuang keras untuk menyelesaikan renovasi rumahnya, karena pelaksanaannya tidak sesuai dengan perencanaan. Renovasi belum selesai, anggaran sudah habis. Padahal, tidak mungkin membiarkan rumah berantakan sementara menunggu Anda mendapatkan suntikan dana.
Jika tidak ingin kejadian ini menimpa Anda, sebaiknya Anda mencari kiat2 merenovasi rumah, sejak dari merencanakan anggaran, membuat prioritas pengembangan ruang (denah), menyelesaikan perizinan, menentukan material yang dipakai, serta memilih dan mempekerjakan tukang.
Bagi Anda yang masih mencari-cari model pengembangan rumah, kami menyajikan contoh-contoh yang kami tampilkan di sini. Kami sajikan pengembangan rumah type 36 berikut ini.

Ijin Mendirikan Bangunan

Secara umum, tahapan dalam proses pengurusan IMB diawali dengan pengajuan pembuatan IMB. Setelah itu, baru diterbitkan IP (Ijin Pembangunan), dan 20 hari kemudian baru diterbitkan IMB. Adapun dokumen2 yang harus disiapkan untuk mengajukan IMB adalah:
§ Formulir permohonan IMB.
§ Fotokopi KTP.
§ Fotokopi pembayaran PBB terakhir.
§ Fotokopi sertifikat / akte jual-beli / surat keterangan kepemilikan tanah yang sah.
§ Gambar arsitektur dan gambar situasi bangunan yang akan didirikan.
Jika pengurusan IMB bukan Anda sendiri, misalnya biro jasa, selain persyaratan di atas, Anda harus memberi surat kuasa kepada yang mengurus IMB tersebut. Demikian juga dengan tarif IMB yang berbeda tiap2 daerahnya.

Minggu, 10 Agustus 2008

ARSITEK ANDA


Jargon: Obsesi Rumah Murah

Lahir di Blitar, 18 Agustus 1978, arsitek muda ini memiliki obsesi mendesain rumah rakyat yang murah, sehat, dan terencana dengan baik. Ia jg ingin mengaplikasikan material bangunan bekas yang layak pakai pada rumah-rumah itu. Alasannya, harga rumah sekarang ini terlalu tinggi. Padahal daya beli masyarakat sangat rendah.

“Desain rumah murah itu harus mudah diaplikasikan. Kalau perlu, desain itu bisa di-copy-paste oleh seluruh warga yang memiliki biaya terbatas,” kata pria yang suka desain serba praktis ini.

Arsitek jebolan ITS, Surabaya, angkatan tahun 1997 itu memulai obsesinya dengan mendesain rumah-rumah dari bahan-bahan murah. Ia pun menawarkan desain ruang yang kompak dan berfungsi optimal. Desain ruang itu mengakomodasi aliran udara dan sirkulasi cahaya yang cukup agar rumah jadi sehat.

Agus, Arsitek

Telp. 085649997900

HEBATNYA SEORANG ESTIMATOR

Membuat rumah tinggal memerlukan investasi dana yang tidak sedikit. Dibutuhkan rasa hati-hati mengelola bentuk investasi ini. Jika penanganannya tidak hati-hati, Rencana Anggaran Biaya (RAB) akan membengkak. Bukan investasi lagi yang didapat, malah membebani pengeluaran rutin sehari-hari. Hal ini bisa terjadi pada semua pembuatan rumah mulai dari yang paling sederhana sampai rumah mewah.

Oleh karena itu, agar tidak terjadi pembengkakan biaya, perlu dicermati apa saja yang menjadi penyebabnya. Salah satu penyebabnya adalah perhitungan volume yang kurang tepat & harga satuan material yang tidak mutakhir. Misalnya, perhitungan volume beton pengecoran yang kurang tepat. Parahnya lagi harga satuan besi yang dipakai tidak up to date. Belum lagi masalah alokasi tenaga kerja (kuli / tukang / mandor) yang tidak terserap alias boros. Ini fakta riil yang sering terjadi di lapangan. Dan masih banyak lagi jenis pekerjaan yang boros dalam anggaran.

Jelas pekerjaan ini tidak gampang. Di dunia teknik sipil pun dibutuhkan seorang profesi yang menangani pekerjaan ini. Dia adalah seorang estimator, yang dituntut dapat mengestimasi kebutuhan membangun rumah (proyek), sekaligus pengendaliannya. Khalayak umum lebih mengenal arsitek daripada seorang estimator. Padahal peran keduanya sama2 pentingnya, saling mendukung, bekerja berirama, dalam menciptakan rumah idaman yang sesuai anggaran (budget).

Tugas estimator tidak berhenti sebatas hitung-menghitung volume & update harga satuan. Tapi juga pengendalian seluruh aktivitas jalannya pembuatan rumah (proyek). Setiap berkala (mingguan) seorang estimator harus memberikan laporan kemajuan proyek (progress) beserta alokasi dana yang telah dikeluarkan. Dengan begitu kendali mutu, harga, dan waktu, sepenuhnya tetap terkontrol dan budget tetap terjaga.

Berikut keuntungan pemilik proyek menggunakan jasa estimator:

  1. Pemilik dapat mengetahui alokasi biaya per pekerjaan, per periode (berkala) selama berlangsungnya proyek.
  2. Pemilik dapat merancang pendanaan kapan pengeluaran hendak dikeluarkan.
  3. Pemilik dapat mengontrol kemajuan proyek (progress).
  4. Pemilik dapat mengetahui biaya yang layak bila ditenderkan kepada kontraktor.

Selasa, 05 Agustus 2008

Virtually, 3d modelling & Animasi

Adapun produk2 kami berupa shop drawing CAD (computer aided design) dengan kemampuannya membuat gambar kerja yang super detail. Dilanjutkan dengan teknologi rendering 3ds max dan photoshop, sehingga hasilnya mendekati nyata (virtual) seperti aslinya atau foto beneran. Dengan modelling 3 dimensi & animasi, kami wujudkan bangunan Anda, bahkan sebelum Anda melaksanakan pembangunannya sekalipun!!

Berikut Project Sample, karya2 kami :
1. House
- Resident at Kamboja No. 9, Surabaya
- Resident at Raya Gading Rejo No. 49, Surabaya
2. Interior
- Interior View of FOYER at Pulau Buru, Ambon
- Interior View of LIVING ROOM at Pulau Buru, Ambon
- Interior View of BED ROOM at Pulau Buru, Ambon
3. Club House
- ROYAL RESIDENCE Club House, Surabaya
- WISATA PRIGEN MAS Club House, Pandaan
4. Shop House
- Shop House at Wisata Prigen Mas, Raya Prigen
-Pandaan- Shop House at Sunset PARADISE, Kuta - Bali
5. Restaurant
- PIZZA MOI, Jl. Sulawesi, Surabaya
- ADEM AYEM Restaurant, Jl. Raya Gubeng No. 48,Surabaya
6. Apartment
- Apartment at Darmo Golf, Surabaya
- Apartment at Adi Sucipto, Solo
7. Showroom
- NIAGA MOBIL PLAZA at Gunung Sahari, Jakarta
- Showroom at Genteng Kali, Surabaya
8. Ware House
- Margomulyo Ware House, Surabaya
- Ware House at Gading Mutiara Permai, Benowo -Surabaya

Dan masih banyak karya2 kami yang lain, baik design exterior maupun interior yang belum bisa kami tampilkan, mengingat space yang terbatas pada brosur ini. Bila ingin melihat hasil design yang lain berikut gambar kerjanya yang super detail bisa berkunjung ke studio kami.

Segera, wujudkan impian keluarga Anda bersama kami, dengan design yang di dukung oleh teknologi presentasi komputer, kami siap membantu memvisualisasikan rumah & tempat bisnis Anda dengan ragam desain klasik, minimalis, modern, etnik, oriental...Menjadi lebih sempurna...

Jasa Arsitek Kini Serba Rp. 10.000/m2

Masyarakat menginginkan rumah yang sehat dan nyaman, serta efisien dalam budget. Untuk mewujudkannya dibutuhkan seorang ahli, yang dapat merencanakan dan menyelaraskan pembangunan rumah itu. Bagaimana para arsitek?Agus, arsitek dari FASADE studio, menanggapinya. Ia memang ingin agar arsitek dapat menjangkau dan dekat dengan masyarakat. “Artinya, masyarakat terbiasa menggunakan jasa arsitek,” jelasnya. Selama ini, katanya, hanya masyarakat kelas tertentu yang dapat memanfaatkan jasa arsitek. Padahal arsitek dapat menjangkau semua kelas masyarakat. “Para arsitek juga punya sisi-sisi untuk kerja sosial,” ungkapnya.
Bercermin dari keinginan itu, Agus bersama FASADE studio-nya, menawarkan jasa arsitek “bertarif khusus” yaitu serba Rp. 10.000/m2. Artinya, jasa dihitung berdasarkan luas lantai yang akan direncanakan dikalikan dengan biaya per-meter persegi desain arsitektur bangunan. Penawaran harga khusus ini diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin membangun rumah idaman dengan luas lantai ≤120 m2.
Layanan yang akan Anda dapatkan berupa konsultasi gratis, dan revisi sebanyak 3x. Penyajian jasa arsitek berupa dokumen desain / perancangan dari print out Autocad, dijilid bercover, dengan ukuran kertas A4. Berikut ini informasi2 & layanan yang akan Anda dapatkan, meliputi:

Dokumen Desain / Perancangan :
1. Lay Out Plan & Site Plan (Situasi)
2. Denah Bangunan (Denah Lantai 1, 2, 3 ....... dst)
3. Tampak Bangunan (Tampak Depan, Samping)
4. Potongan Bangunan (Potongan Memanjang & Melintang)
5. Rencana Struktur (Pondasi, Sloof, Kolom, Balok, Plat Lantai, Ring Balk)
6. Rencana Atap (Gevel Atap, Plat Atap, Kuda2, Rangka Baja)
7. Rencana Kusen (Kusen, Pintu, Jendela)
8. Rencana Instalasi Listrik (Titik Lampu, Saklar, Stopkontak, Telephone, dsb)
9. Rencana Plumbing & Sanitasi (Perpipaan, Sanitasi & Pembuangan)
10. Rencana Anggaran & Biaya (Material, Tukang, Upah/Borongan)

Waktu Pengerjaan Desain / Perancangan :
- Gambar IMB
Waktu pengerjaan selama 7 hari
- Gambar Lengkap / Bestek
Waktu Pengerjaan selama 14 hari


Biaya / Fee Jasa Desain / Perancangan :
Biaya / fee dihitung berdasarkan luasan lantai bangunan hasil desain / perancangan yang telah disetujui*). Pembayaran biaya / fee desain dibagi menjadi 2 tahap, sebagai berikut :
- DP (Tanda Jadi / Uang Muka) sebesar 40% dari total biaya,berdasarkan konsep desain yang
telah disetujui PemilikProyek / Pemberi tugas.
- Sisa Pembayaran sebesar 60% dari total biaya, dibayarkanpada saat penyerahan dokumen
desain / perancangan.

Pentingnya Dokumen Perancangan :
-Anda dapat mengetahui secara detail mengenai bangunanAnda, sebelum Anda melaksanakan
pembangunannya,sehingga akan mencegah timbulnya pekerjaan bongkarpasang yang
merugikan.
-Anda bisa menghitung perkiraan dana & waktu yangdiperlukan dalam pelaksanaan
pembangunannya.
-Anda dapat dengan mudah mengontrol setiap tahap pelaksanaan pembangunan yang dilakukan
olehkontraktor / mandor / tukang.
-Anda dapat mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) yang saat ini sudah menjadi Perda
yang
harus dipenuhi.

Jumat, 18 Juli 2008

Fengsui: Pentingkah???

Kita sering mengesampingkan tentang manfaat dari teori untuk mendapatkan apa yang kita inginkan atau yang ingin kita capai sebagai tujuan akhir kita untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan.
Teori dianggap sebagai suatu hal yang sepele dan sesuatu yang tidak perlu diperhatikan untuk membantu tujuan kita.
Sebagai contoh, kita ingin membuat rumah yang indah, bagus, dan nyaman untuk ditempati.
Indah artinya rumah itu enak untuk dilihat karena memiliki desain yang indah. Kata indah itu sendiri berhubungan dengan perasaan orang yang melihat, jadi yang pasti orang yang melihat itu harus pemilik rumah sendiri karena si pemilik rumah bakal melihat terus melihat rumah itu.Sedangkan kata bagus berkaitan dengan kualitas kekuatan atau daya tahan yang telah dibangun/direnovasi.
Kemudian yang terakhir adalah kenyamanan. Nyaman merupakan kata yang sulit untuk digambarkan, karena kata nyaman berhubungan dengan perasaan seseorang yang tinggal dirumah tersebut. Dan umumnya bisa dirasakan setelah semua sudah selesai dan baru bisa memutuskan nyaman atau tidaknya tempat tinggal tersebut. Maka dari diperlukan pengetahuan mengenai kenyamanan suatu tata ruang seperti Fengsui atau hongsui. Teori mengenai fengsui sebenarnya bukan tahayul seperti yang dipersepsikan orang tapi ilmu atau teori yang salah satunya bisa membantu untuk mencari solusi kenyamanan suatu ruangan/bangunan.
Semua yang diuraikan diatas adalah variabel-variabel mentah untuk diproses menjadi teori untuk menunjang konsep yang akan dibuat. Hal ini masih jauh proses pelaksanaan fisik masih dalam tahap membuat desain yang pas untuk bisa diterapkan dalam lokasinya alias membangun secara fisik.
Pemilik rumah paling tidak harus mengutarakan keinginan-keinginannya dan dikumpulkan oleh konsultan arsitek untuk di ekspresikan dalam bentuk yang lebih indah sesuai karakter pemilik rumah maupun ide-ide baru lainnya untuk mencari kecocokan desain yang terindah.
Bagaimana jika semua proses itu tidak ada ?
Jadi anda membuat rumah hanya berupa coretan tangan tanpa ada teori khusus dan konsep dari apa yang anda inginkan, kemudian dilaksanakan oleh pekerja bangunan yang belum tentu pikirannya sejalan dengan anda karena pekerja harus mencerna dan mengerti dulu apa yang anda inginkan dan belum lagi anda punya keinginan lain ditengah pengerjaan yang sedang berjalan sehingga anda membuat bingung pekerja bangunan tersebut.
Berapa anggaran yang anda sediakan untuk rumah baru anda ?Dari coretan anda tidak bisa mencari perkiraan anggaran yang harus anda sediakan, belum lagi kalau ada perubahan desain ditengah proses pengerjaan, yang akan membuat membengkaknya anggaran yang telah anda sediakan.
Dengan teori khusus yang bisa diandalkan semua berjalan sesuai dengan rencana kalaupun berjalan tidak sesuai dengan rencana itupun tidak sampai jauh meninggalkan rencana asli/rencana semula.
Apakah didalam diri anda, menggunakan teori dan konsep khusus untuk menjalankan tujuan anda dalam kasus bidang apapun ?
Anda akan membutuhkan teori dan konsep itu jika anda belum pernah masuk dalam bidang yang anda anggap asing.
“Tidak tahu, jadi tahu”
“Sebenarnya pernah melakukan tapi tidak tahu kalau tindakan itu adalah hal penting yang harus dilakukan“

Arsitek Dekat dg Masyarakat

Masyarakat menginginkan rumah yang nyaman dan sehat, serta efisien dalam budget. Untuk mewujudkannya dibutuhkan seorang ahli, yang dapat merencanakan dan menyelaraskan pembangunan rumah seperti itu. Bagaimana para arsitek? FASADE STUDIO menanggapinya. Kami memang ingin agar arsitek dapat menjangkau dan dekat dengan masyarakat. “Artinya, masyarakat terbiasa menggunakan jasa arsitek”.Selama ini, hanya masyarakat kelas tertentu yang dapat memanfaatkan jasa arsitek. Padahal arsitek dapat menjangkau semua kelas masyarakat. “Para arsitek juga punya sisi-sisi untuk kerja sosial”. Dalam merancang rumah, kami selalu mengedapankan fungsi yang mengacu pada kebutuhan klien. “Biasanya kami tidak pernah menanyakan berapa besar anggaran yang disiapkan untuk membangun karena kami tahu klien kami punya kemampuan untuk itu. Namun bagi yang memiliki dana pas-pasan, kami akan menanyakan jumlah anggarannya agar kami dapat memberi saran yang sesuai.”