Senin, 22 November 2010

Kawasan Bekasi Selatan Kian Diminati

Kawasan Bekasi selatan yang berada di sebelah timur Jakarta terus menggeliat. Kompleks hunian baru terus tumbuh di kecamatan yang masuk wilayah administratif Kota Bekasi ini. Permintaan pasar yang tetap tinggi membuat sejumlah pengembang terus melakukan ekspansi membangun pelbagai proyek kluster baru.

Salah satunya, PT Cisca Da Pratama yang sedang menggarap kluster paling gres di Taman Cikas di daerah Pekayon. Perusahaan properti ini berencana membangun paling tidak 200 rumah di atas lahan seluas 12,5 hektar.

“Kami sudah mulai membangun perumahan ini secara perlahan-lahan,” kata Manajer Pemasaran Cisca, Siska Eka Noviana.

Tentu bukan tanpa alasan Cisca membangun kluster anyar di Taman Cikas. Siska bilang, Bekasi selatan tetap mempunyai ceruk pasar yang besar. Ini terlihat dari permintaan yang sudah banyak mengalir meski pembangunan kluster baru dimulai. Sejak bulan lalu, sudah lebih dari 50 unit yang dipesan. “Ini menunjukkan Bekasi selatan tetap menjadi idaman masyarakat,” tambahnya.

PT Kemang Pratama juga tidak mau kalah. Pengembang ini juga menawarkan kluster baru bernama Kemang Pratama 25. Namun, berbeda dengan penawaran sebelum ini, sekarang pengembang kawasan elite di Bekasi itu menjual rumah seharga kurang dari Rp 500 juta. “Kami menyesuaikan krisis yang dirasakan masyarakat,” kata Mustar Sianipar, pejabat Proyek Kemang Pratama 25.

Tidak takut bersaing

Di atas lahan seluas 15 hektar plus biaya investasi Rp 50 miliar, Kemang Pratama akan membangun sekitar 700 unit rumah. Saat ini, permintaan kluster terbaru terbilang lumayan. Mustar mengaku, sejak bulan lalu sudah terjual 50 unit. Kemang Pratama menargetkan tahun ini bisa menjual paling tidak 200 rumah.

Tawaran hunian baru di Bekasi selatan juga datang dari Taman Galaxi. Kompleks perumahan hasil patungan PT Taman Puri Indah dan PT Delta Kirana Utama ini sedang menggarap dua kluster baru, yakni Galaxi Residence dan Puri Delta Mas. “Kami menambah jumlah unit rumah di kedua kluster secara bertahap,” ujar Ferry, Manajer Pemasaran Taman Galaxi.

Tak cuma itu, Ferry menambahkan, Taman Puri dan Delta Kirana berencana menggarap Galaxi Square mulai September 2009 nanti. Permukiman ini bakal dikelilingi kawasan komersial, seperti pusat perbelanjaan dan perkantoran. Galaxi Square akan terbentang di atas lahan seluas 12 hektar yang berlokasi di kawasan Jati Asih.

Meski persaingan hunian baru di wilayah Bekasi selatan sangat ketat, pengembang tak pesimistis menghadapi kompetisi. “Pasar yang ketat malah memacu kami mengembangkan diri,” kata Siska. Namun, pengembang tak bakal jor-joran harga. “Kami bersaing secara natural,” tambah Mustar.

Pengamat properti dari Century 21 Pertiwi, Ali Hanafia Lijaya, mengatakan, permintaan permukiman dengan konsep kluster tak akan pernah surut. “Bukan cuma di Bekasi selatan, tapi juga di daerah-daerah pinggiran Jakarta lain dan di mana saja permukiman kluster ada menjadi buruan pembeli,” katanya.

Soalnya, Ali menjelaskan, konsep kluster menawarkan lingkungan terbatas yang memiliki sejumlah fasilitas eksklusif bagi penghuninya. Cuma, konsumen yang berminat dengan permukiman terbatas itu mesti cermat sewaktu memilih. Minimal, Anda perlu menjatuhkan pilihan pada kluster yang memiliki taman yang luas.

(Sumber: Hans Henricus Benedictus/Lamgiat Siringoringo/KONTAN)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar