Selasa, 18 Januari 2011

Sebatang Lamunan

ya,
beribu mil beribu musim
aku berjalan
menyusur mata angin
kujalin asa sebagai mata
kupilin doa penawar duka
demi sebuah peran? 

-Rys Revolta-


Langit Manado di pagi hari masih dipulas warna abu-abu dan warna kemerah-merahan pertanda fajar pun belum tampak. Belum membias. Seluruh belahan timur disapu warna kelabu pekat. Waktu bergulir terasa begitu cepat dengan angin yang bertiup sepoi serasa menyisir helai rambut. Aku berjalan dengan riang menyambut hari yang penuh dengan misteri perasaan. Sepi sekali pagi ini.

Aku terbangun dari hatiku yang telah lama terlelap, aku tersenyum setelah sekian lama termenung, kini tatapnya telah ada di hadapanku, ijinkan aku menikmati anugerah yang Engkau berikan Ya Allah, hanya Eengkau yang mengerti apa yang akan ter’takdir kepada kami dan hanya kepadaMu aku memohon petunjuk berilah hati ini ketulusan dan kejujuran untuk mencintainya tanpa mengurangi cintaku padaMu.

Kabut diufuk timur menghalangi sang fajar yang masih malu-malu menampakkan keindahannya, namun hatiku ingin terus memeluk jiwamu yang telah menjadi sesuatu yang sangat berharga yang pernah aku miliki, angkat jari manis kamu karena aku ingin terus bersamam mu apapun yang terjadi meski jarak akan melonggarkan tatapan kita tapi tidak untuk cinta ini, genggamlah cinta ini disana. Jangan biarkan ruang dan waktu menghalanginya. Tengoklah hari esok akan lebih indah kebersamaan kita, akan lebih indah apa yang pernah kita jalani jika kita mampu melewati ini semua, bentangkanlah harapanku dan harapanmu dalam satu garis saling percaya dan mengerti. Jadikanlah beban sebagai ujian dan jadikan janji sebagai amanah hidup yang fana ini dan jangan pernah sesali karena jalan hidup tak pernah bisa kita tentukan.

Cinta adalah semenanjung harapan, ladang untuk berbagi…Musim untuk bersemi dan ikrar untuk berjanji…Ucapkanlah karena ikhlasmu, rasakan dengan tulusmu…Dan terima karena takdirmu…
Happy Wedding Anniversary to us Ipool & Pipink

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar